Laga Klasik Pekan 16 Persija vs PSM Usaha Bangkit Dari Keterpurukan

232 views

Laga Klasik Pekan 16 Persija vs PSM Usaha Bangkit Dari Keterpurukan, Persija Jakarta akan menjamu salah satu rival legendarisya, PSM Makassar, di Stadion Manahan, Solo, Minggu (21/8/2016). Yang menarik, dua klub tua di Indonesia itu sedang berada di papan bawah ISC A.

Persija yang sedang ditinggal caretacker Jan Saragih untuk melanjutkan studi sepak bola di Inggris, mencoba untuk memanfaatkan momentum kebangkitan. Dalam dua pertadingan terakhir, Macan Kemayoran sudah mulai bisa mencetak gol setelah hampir tujuh pertandingan selalu gagal mencetak angka.

Pelaksana tugas pelatih kepala, Francis Wewengkang, mengatakan bahwa timnya sudah siap menghadapi PSM. Dalam uji coba terakhir melawan klub amatir Jagorawi FC, lini serang Persija sudah mulai menunjukan tajinya. Bambang Pamungkas menciptakan dua gol, diikuti Rachmat Afandi dan juga Alan Junior.

Uniknya, dalam tiga pertandingan terakhir Persija, semua gol diciptakan lewat bola mati. Enal, sapaan akrab Francis, menyebut bahwa hal tersebut tak masalah. Menurutnya, itu bisa jadi keuggulan Persija dalam membobol gawang lawan.

“Kita memang melatih bola mati. Kalau memang efektif, tentu saja itu bisa menjadi senjata Persija dalam mencetak gol,” ujar Enal belum lama ini.

Dalam hal mencetak gol, tentu PSM harus mewaspadai lini belakang Persija. Tiga pemain lini belakang sudah mampu mencetak gol bagi Persija. Ismed Sofyan, Maman Abdurrahman, dan Gunawan Dwi Cahyo malah lebih subur ketimbang lini serang timnya.

Tapi, meski solusi mencetak gol Persija sudah mulai ditemukan oleh para staf pelatih, lini belakang masih menjadi pekerjaan rumah. Di dua pertandingan terakhir, benteng terakhir Persija ini kerap kehilangan konsentrasi.

Saat meladeni Mitra Kukar, Persija harus kecolongan pada menit 85 dari sepakan Abdul Gamal. Sedangkan saat menghadapi Persegres Gresik United, Si Merah Putih kebobolan cepat pada menit ke-1 oleh M. Rifqi dan ditutup oleh Inkyu Oh pada menit 73 atau semenit setelah Gunawan DC mencetak gol untuk Persija.

Jika tidak segera dibenahi, Persija berpeluang besar mengalami kesulitan mengembangkan permainan saat melawan PSM. Klub kebanggan orang Makassar itu sedang dalam permainan terbaiknya di dua pertandingan terakhir.

Jika Persija masih kesulitan menemukan konsistensi dalam bermain, terlebih untuk mencetak gol, maka PSM sudah mulai melupakan hasil buruk. Juku Eja dalam euforia kemenangan setelah di dua laga terakhir mampu meraup poin penuh.

Tak tanggung-tanggung, dalam laga pekan lalu, klub elit Bali United dihajar 4-0 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar. Sebelumnya, Ramang Boys melumat Persegres Gresik United dengan skor 2-3 di Stadion Tri Dharma, Gresik.

Pelatih Rene Albert tampaknya sudah menemukan formula permainan yang efektif untuk PSM. Lini serang dan lini tengah mereka aktif dalam urusan mencetak gol. Ferdinand Sinaga kembali subur dengan tiga gol dalam dua laga terakhir PSM.

Selain itu, aliran bola dari lini tengah juga tak kurang deras. Rasyid Bakri mampu berperan menjadi penyambung antar lini. Pemain asli didikan PSM ini juga piawai mencetak gol. Sama seperti Ferdinand, Rasyid juga mampu mencetak lebih dari satu gol dalam dua pertandingan terakhir PSM.

Satu senjata ampuh lainnya adalah Rizky Pellu. Gelandang muda jebolan tim SAD Indonesia ini juga bermain apik dalam setiap pertandingan PSM. Pekan lalu, Rizky Pellu menjadi pemain PSM yang paling banyak memberikan umpan berhasil yaitu 38 kali.

Dengan modal bagus di dua pertandingan sebelumnya, bukan tak mungkin PSM bisa mencuri poin di ‘rumah’ kedua Persija. Bahkan, jika Rene Albert bisa mematikan serangan Persija yang lebih banyak berkutat dari sayap, bukan tak mungkin pemilik enam gelar kompetisi sepak bola di Indonesia itu bisa mengambil tiga poin dari Macan Kemayoran. Prediksi terkait: Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSM Makassar 21 Agustus 2016

PENAWARAN MENARIK : NIKMATI BONUS DEPOSIT MEMBER BARU SETIAP HARI 24/7 JAM UNTUK SPORTBOOK - IBCBET - SBOBET TARUHAN BOLA ONLINE